Text
Metodologi Ilmu Tafsir
Saat ini, sangat diperlukan perangkat metodologis penafsiran yang berfungsi mengarahkan penafsiran itu sendiri. Urgensi dimunculkannya perangkat metodologis penafsiran ini jelas sekali, yakni agar interpretasi tidak terjebak pada kepicikan, aportunis dan hal negatif lainnya. Konsep-konsep keagamaan, baik yang terkait dengan tauhid, keimanan, akhlak, dan hukum, semuanya bersumber dari interpretasi, hasil dialog teks dengan pembaca. Teks dengan sendirinya tidak dapat melahirkan konsep-konsep keagamaan. la membutuhkan pembaca yang cerdas yang dapat mengartikulasikan makna dan nilai yang terkandung di dalamnya.
Agar konsep keagamaan tidak terjebak pada nafsu buas manusia, baik yang disengaja ataupun tidak, diperlukan perangkat metodologis penafsiran berupa mazhab-mazhab, metoda yang digunakan para mufassir, kaidah-kaidah penafsiran dan output yang dihasilkan dari ramuan ketiga perangkat metodologis tersebut.
Buku ini mengetengahkan beberapa hal penting dalam ranah penafsiran Alquran. Pertama, mengeksplorasi tafsir dan sejarah perkembangannya dari masa klasik sampai kontemporer. Kedua, mengetengahkan mazhab-mazhab tafsir yang berkembang dari zaman lae zaman dan lebih jauh menguraikan metoda yang digunakan oleh para mufassir dalam menafsirkan Alquran serta prinsip-prinsip yang dapat dijadikan sebagai pedoman teknis penafsiran. Ketiga, mengetengahkan output dari ramuan metodologis tersebut yang menghasilkan berbagai macam corak penafsiran dalam berbagai perspektil para mufassir.
Tidak tersedia versi lain