Text
Konsep Iman dalam Cinta dan Kasih
"Kehidupan kita hanya sekali. Untuk mengerti kehidupan yang sekali itu, barangkali kita mesti mati berkali-kali. Artinya, kita mesti berusaha untuk terus menerus mengalami kelahiran diri yang lebih murni, lebih agung, lebih baik, dan lebih indah. Kesempurnaan hidup yang dinamai dengan berbagai istilah seperti: aktualisasi diri, peak eksperience (pengalaman puncak), diri sejati, dan lainnya, adalah hal paling berharga yang mestinya seseorang kejar selama hidupnya. Karena di sanalah ia akan menemukan telaga kedamaian, dan orgasme agung yang bertabur cahaya.
Konsep Iman dalam Cinta dan Kasih, Mantyasih, hadir untuk Anda yang tergerak jagad batinnya, dalam rangka menyatu dengan kehidupan, sebagai sebuah totalitas atas kebesaran dan ketunggalan wujud Cinta Kasih Tuhan, Yang Maha Sempurna. Setelah itu, dunia akan berada dalam genggaman Anda. Lebih dari itu, sebuah peradaban agung akan bersama mulai kita bangun, tatanan dunia baru yang dipenuhi cinta, akan bersama kita wujudkan. Andakah yang Tuhan cari untuk mewujudkan cinta bagi semesta? Andakah yang Tuhan rindukan untuk mengemban tugas kasih bagi sesama?
Konsep Iman dalam Cinta dan Kasih, Mantyasih, yang terdiri dari empat kode: berhendak baik, berpikir benar, berperasaan indah, dan bertindak sederhana; sebuah spirit universal transenden, yang akan mengantarkan Anda mencapai puncak kesejatian, menjadi manusia cinta, yang Tuhan cari dan rindukan.
Tidak tersedia versi lain