Text
Pasien Pintar & Dokter Bijak
PASIEN PINTAR...
Sekali waktu dalam hidup, kita akan berurusan dengan dokter. Sayangnya, kebanyakan dari kita tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang dunia medis. Kita sering hanya "pasrah" dalam tangan dokter, menganggap dokter serbabisa, sehingga menuruti apa saja kata dokter. Padahal, sebagai pasien, kita memiliki hak untuk menentukan dan memunyai pilihan demi kesehatan kita sendiri. Untuk menjadi seorang Pasien Pintar, Anda diajak untuk mengetahui tentang: Penyakit apa saja yang mengharuskan saya ke dokter dan penyakit apa yang bisa sembuh dengan sendirinya? Bagaimana cara memilih dokter yang baik? Mengapa ada obat yang murah dan ada obat yang mahal? Kapan pemeriksaan laboratorium perlu dilakukan? Apa sebenarnya malapraktik itu? dan sebagainya.
DOKTER BIJAK...
Harus diakui, ada dokter yang bijak dan ada dokter yang tidak bijak. Dokter yang tidak bijak akan mementingkan diri sendiri, memberi resep obat yang mahal, menyuruh pasien melakukan banyak pemeriksaan yang tidak perlu, bahkan yang tergawat, melakukan malapraktik karena kurang ahli. Profesi dokter memang memiliki beban yang berat, karena berkaitan dengan hidup-mati seseorang. Ketika seseorang telah menjadi dokter, ia diharapkan memiliki empati, moral, etika, logika yang baik, ilmu yang luas, serta keterampilan yang mutakhir. Inilah ciri-ciri Dokter Bijak.
Tidak tersedia versi lain