Text
Mengenal K. H. Nawawi Berjan Purworejo : Tokoh di Balik Berdirinya Jam'iyah Ahli Thariqah Al - Mu'tabarah
Ilmu Tasawuf mengajarkan; "benamkanlah dirimu ke dalam tanah sedalam - dalamnya, maka kamu niscaya akan diangkat oleh Allah SWT." Dan, seorang KH. Nawawi dari Berjan Purworejo telah berupaya menjalankan perintah itu dengan sebaik-baiknya.
Derajatnya yang tinggi dalam beberapa kepengurusan organisasi sosial kemasyarakatan baik dalam lingkup organisasi Nahdlatul Utama (NU), Thariqat, dan Iain sebagainya, tidak menjadikannya "menyembul" keluar dari jati dirinya. Beliau tetap mampu menahan godaan pengaruh kewibawaan, yang kini banyak dicari orang.
Posisinya yang sangat strategis sebagai salah seorang dan pelopor berdirinya Jam'iyyah Ahli Thariqah al - Mu'tabarah yang dideklarasikan di Pondok Pesantren Tegalrejo Magelang pada 19-20 Rabi'ul Awal 1377 H./12-13 Oktober 1957 M. tidak dijadikannya ajang untuk mencari keuntungan pribadi.
Beliau seorang kyai yang matang dalam berorganisasi, khususnya di NU dan tidak pernah mbalelo dalam masa pengabdian yang panjang, banyak kawan, tidak punya lawan, sederhana, tidak neko-neko, namun tetap dihormati kalangan tua dan digandrungi anak-anak muda.
Penulisan biografi ini telah berupaya semaksimal dan seobyektif mungkin menggunakan literatur terpercaya, narasumber tsiqat, dan tentu saja, sesering mungkin mengadakan crosscek dengan putra al-Maghfurah beliau, K.H. Achmad Chalwani.
Tidak tersedia versi lain