Text
Sukses Budi Daya Vanili
Vanili (Vanili Planifolia Andrews) merupakan tanaman tropis dan termasuk jenis anggrek. Tanaman vanili yang diusahakan di Indonesia berasal dari Mexico. Di negara Mexico, tanaman vanili merupakan tanaman hutan yang hidup di bawah naungan pohon-pohon besar. Dalam kehidupannya, tanaman vanili tumbuh merambat pada pohon dengan melekatkan sulurnya hingga mencapai setinggi pohon yang ditumpanginya. Tanaman vanili di Mexico dapat berbuah, karena penyerbukan secara alami dilakukan kumbang Melipona walaupun persentase menjadi buah hanya sekitar 1%.
Pada tahun 1510, tanaman vanili diperkenalkan di Eropa, tetapi tanaman ini tidak dapat berbuah walaupun telah diusahakan mendatangkan kumbang Melipona untuk membantu penyerbukan bunga vanili. Hal ini dikarenakan kumbang Melipona tidak berkembang dan tidak mampu bertahan hidup.
Di Indonesia, tanaman vanili sudah dikenal sejak tahun 1819. Marchal adalah orang yang pertama membawa dua buah tanaman vanili yang berasal dari kebun Antwerpen, lalu ditanam di Kebun Raya Bogor. Hanya satu pohon yang bisa tumbuh subur dan berbunga, tetapi tidak menghasilkan buah.
Upaya untuk melakukan penyerbukan buatan terus dilakukan agar vanili bisa berbuah. Charles Momer (1836), telah berhasil membuahkan vanili dengan cara melakukan penyerbukan buatan oleh manusia (Hand Pollination). Penemuan cara baru ini telah diperbaiki oleh Hewan (1838), lalu disempurnakan oleh Edmund Albius (1841).
Tidak tersedia versi lain