Text
79 Puisi Hajri
lalah jalan kami berdagang sepanjang sejarah yang jauh
Menjaja baju, alat rumah tangga, kain kain India, sendok-Garpu eropa, sendok garpu dan cangkir arab, Dan buah-buah dari gunung; hampalam, kuini, kasturi Pampakin, tìwadak, ramani, langsat, dan rambutan antalagi (keinginan terlalu banyak, mulut kami suka makan-makan yang manis)
lalah jalan bagi kenangan-kenangan yang tlah lama hilang
Dengan buku ini Hajriansyah semakin menguatkan dirinya sebagai penyair Kalsel abad ini yang menempa proses kreatifnya dengan berbagai saluran. Warna-warna pengalaman kreatifitu terpancar dari diksinya. Diksi yang mewakili kegelisahan diri dan zamannya. Persoalan purba yang belum sirna dan harapan hidup yang belum paripurna meliuk-liuk, mengaduk-aduk kemapanan yang kita bayangkan.
(Sainul Hermawan, penulis buku Maitihi Sastra Kalsel 2005-2007;
dosen PBSID-FKIP Unlam)
Tidak tersedia versi lain