Text
Nikmatnya puasa wajib dan sunnah disaat sehat dan sakit
Makan dan pengaturan konsumsi obat, serta bagaimana pengaturan tindakan medik seandainya diperlukan. Uraian kita lengkapi dengan pembahasan seluk-beluk penyakit berbahaya yang sering berjangkit dalam kehidupan umat dan sangat signifikan mempengaruhi pelaksanaan ibadah puasa.
Penyelenggaraan ibadah puasa di saat sebenarnya mengandung beberapa kendala permasalahan yang sangat perlu dijelaskan, yakni; sakit, atau
Pertama adalah bagaimana cara membuat keputusan yang tepat, apakah melaksanakan puasa atau membatalkan di saat sakit.
Kedua adalah kondisi penyakit yang bagaimana yang dapat membatalkan puasa.
Ketiga adalah apa pengaruh puasa terhadap
perjalanan penyakit.
Keempat adalah tindakan medik yang mana yang mempengaruhi pelaksanaan puasa.
Kelima adalah bagaimana pengaturan Pola makan dan konsumsi obat-obatan di saat menyandang penyakit tertentu..
Nah, di dalam buku ini, dicoba menelaah dan menjelaskan ala kadarnya, sesuai dengan rujukan kepustakaan yang dimiliki.
Puasa merupakan nikmat Allah yang agung. Hal ini mengharuskan kita untuk mensyukurinya. Adapun bentuk kesyukuran kita akan nikmat yang satu ini adalah dengan melaksanakannya dengan sebaik-baiknya.
Melaksanakan puasa di kala sehat, biasanya tidak ada masalah, apalagi didukung oleh nilai-nilai ketakwaan yang telah dimiliki. Namun berpuasa di saat sakit atau sedang menyandang penyakit, maka berpuasa dapat mendatangkan kendala. Puasa dapat batal atau sebaliknya perjalanan penyakit dapat terpengaruh. Dalam keadaan dilematis ini, kita harus bijak dalam membuat keputusan, apakah kita tetap berpuasa atau batal di tengah jalan? Kita butuh pengetahuan untuk menyikapi dan menindak lanjutinya. Yakni dalam hal:
⚫ Bagaimana membuat keputusan yang tepat di saat sakit, apakah • Kondisi penyakit yang bagaimana yang dapat mempengaruhi
berpuasa atau batal.
pelaksanaan puasa. • Apa pengaruh berpuasa terhadap perjalanan penyakit.
Tindakan medik mana yang mempengaruhi syariat puasa. Bagaimana pengaturan pola makan dan konsumsi obat di saat
menyandang penyakit tertentu. Buku ini mencoba menelaah dan menjelaskannya.
Yang dibahas dalam sajian:
• Berpuasa untuk mengendalikan potensi jati diri dan membangun
kepribadian muttaqin. • Tata laksana berpuasa Ramadan yang lengkap.
• Berpuasa di saat menyandang penyakit berbahaya dengan gejala utama: demam, batuk, sesak napas, nyeri dada, mual dan muntah, diare, gangguan metabolik (diabetes), hipertensi, ikterus dan gangguan keseimbangan cairan tubuh. Kita akan memahami, bagaimana mengatur pelaksanaan puasa serta bagaimana mengatur pola makan dan konsumsi obat. Insya Allah bermanfaat untuk bekal kehidupan ukhrawi dan duniawi kita..
Tidak tersedia versi lain