Text
Penyapu Ranjau
Komunitas Saber selama tahun 2011 berhasil menyapu ranjau paku dan mengumpulkan 1,2 ton paku dari jalanan Ibu Kota! Ajib! Jika harga paku rata-rata Rp20.000/kg, berarti uang yang "dibuang untuk kepentingan biadab para oknum tukang tambal ban dan penjahat itu dalam tahun 2011 itu Rp24.000.000! Jika kita kaitkan dengan prinsip ekonomi bahwa "mengeluarkan modal minimal untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal", kita bisa membayangkan betapa dahsyatnya semua yang ada di belakang ranjau paku itu: sindikatnya, efeknya, risikonya, keuntungannya, juga korbannya!
Siswanto, salah seorang anggota Komunitas Saber menjelaskan lirih, tapi jelas, "Kami tergerak karena iba, kasihan membayang- kan pengendara yang mau berangkat atau kerja pulang kerja harus terjatuh karena ban kendaraannya tertusuk ranjau paku, kemudian harus mendorong kendaraannya menuju tempat tambal ban yang kadang-kadang harus dipalak" dengan harga ban yang luar biasa mahal. Lebih kasihan lagi, jika sampai terjadi kecelakaan yang menyebabkan pengendara cacat seumur hidup atau tewas seketika!"
Penjahat dan pecundang boleh berkeliaran, tapi pahlawan tetap akan datang pada waktunya
Jakarta adalah barometer segala jenis dan model kehidupan bagi negeri tercinta. Di Jakarta, apa pun ada. Kompleks. Lengkap Jakarta menjanjikan harapan. Jakarta juga menyediakan perangkap. Jakarta menghadirkan masalah sosial yang luar biasa Jakarta juga memunculkan (sedikit) agen yang menjanjikan perubahan sosial
Suatu malam, kami sempat melihat sekilas sebuah tayangan televisi. Di sana diberitakan ada beberapa orang sedang memunguti paku yang berserakan di jalan raya. Saat itu kami tidak terlalu peduli dan menganggap itu hanya pemulung yang mengais rezeki di Ibu Kota. Namun, beberapa hari kemudian, kami membaca berita di surat kabar, bahwa ternyata di Jakarta itu ada sebuah komunitas yang dengan sukarela menyapu ranjau paku di jalan-jalan raya. Beberapa hari selanjutnya berbagai media (cetak, elektronik, dan online dalam dan luar negeri) pun ramai memberitakan keberadaan komunitas ini, Saber Community (Komunitas Saber). Lho kok?
Ternyata ada banyak oknum yang sengaja menye- barkan paku berbagai ukuran ke jalanan dengan tujuan mengambil keuntungan dari korbannya. Mereka menye- barkan paku agar ban pengendara (sepeda motor atau mobil) kempes. Setelah bannya kempes tentu saja si pengendara akan menambalkan bannya di tukang tambal ban. Bisa pula setelah ban kempes, pengendara ditodong atau dirampok! Bagaimana jika setelah bannya mendadak kempes, si korban kehilangan keseimbangan, lalu terjatuh atau terjadi tabrakan dan tewas? Tentunya, itu di luar tanggung jawab penjahat yang menyebarkan ranjau paku.
Tidak tersedia versi lain