Perpustakaan Al-Hikmah

MAN Paser

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Menghidupkan yang Mati
Penanda Bagikan

Text

Menghidupkan yang Mati

LPM Paradigma STAIN Kudus - Nama Orang;

BERKAT nyawa manusia dikatakan hidup Adanya nyawa itulah yang menandai kehidupan si manusia Hingga akhirnya ketika ada manusia yang mati (baca: meninggal), dikatakan nyawanya dicabut malaikat Menulis, bisa dikatakan adalah "nyawa" yang menandai kehidupan si penulis Penulis yang tak menulis menandakan dirinya "mati" "Nyawa nya (baca hasrat menulis) telah tercabut, bukan oleh malaikat, melamkan rasa malas dan kultur mordernitas

Di ranah kampus ada komunitas yang menyebut dirinya sebagai Lembaga Pers Mahasiswa (LPM), mereka adalah orang orang yang bergiat di bidang jurnalistik. Laku keseharian mereka tak jauh dari riset baca, meneliti dan menulis Tak hanya fokus dalam ranah jurnalis, sebagian besar juga mendalami sastra (cerpen dan puisi) Eksistensi mereka, kehidupan berliterasinya biasanya dapat dilihat dari ada tidaknya buah karya mereka semisal majalah/koran/buletin kampus atau nama-nama punggawanya yang termuat di media massa, semisal koran dan portal

LPM Paradigina, atau Paradigma Institute adalah satu dan sekian banyak Lembaga Pers Mahasiswa yang tersebar di seluruh di Indonesia. LPM yang bernaung di STAIN Kudus ini sudah ada sejak tahun 2000-an. Hidup-matinya ditandai dengan lahirnya Majalah Paradigma tiap satu semester, setengah tahun sekali. Juga hadirnya buletin sastra Qov, buletin rintisan milik peminat- peminat sastra, serta buletin Det!k, milik punggawa-punggawa barunya.

Menjadi sebuah ironi ketika punggawa Paradigma Institute kini tak bergairah menulis Hasrat menulisnya mati. Dengan dalih kesibukan tugas kuliah, bekerja sambilan bagi yang bekerja atau dengan dalih-dalih lainnya. Menulis, bisa jadi adalah momok yang menakutkan bagi punggawa Paradigma Institute kini.

Gaung namanya tak lagi meramai koran-koran lokal, apalagi nasional. Mereka kini, banyak disibukkan dengan proses pembuatan majalah wajibnya, Majalah Paradigma. Bisa dikatakan kabar baik, ketika Majalah Paradigma masih bisa terbit sampai kini. Tapi juga muncul kabar buruk, ketika para punggawanya tak lagi berhasrat menulis. Takut tulisannya dikatai jelek, mungkin. Akibatnya laku keseharian mereka kini lebih banyak "bermain- main".


Ketersediaan
#
My Library (Kesusastraan) 811 Lpm m
7942
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
811 Lpm m
Penerbit
Kudus : Parist kudus., 2015
Deskripsi Fisik
xxiv+ 170 hlm,; 14X21cm,
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
811
Tipe Isi
text
Tipe Media
unmediated
Tipe Pembawa
volume
Edisi
cet.1
Subjek
-
Info Detail Spesifik
buku tentang esai menghidupkan orang mati
Pernyataan Tanggungjawab
LPM Paradigma STAIN Kudus
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Al-Hikmah
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Al Hikmah MAN Paser

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?