Text
Bukan cinta biasa
Aku nggak boleh begini, batinnya, Apa apaan aku ini? lanjutnya dalam hati. Matanya panas, terlebih dengan hatinya. la bisa merasakan dadanya bergemuruh kencang.
Entah bagaimana, kenyataan bahwa Ken telah memiliki tunangan dirasakannya semakin perih mengiris hatinya. Tapi Shanata ma- sih saja menyangkal perasaan dalam hatinya.
Ken dan Shanata bertemu dalan waktu dan keadaan yang tidak tepat. Ken sudah memiliki tunangan, Shanata pun telah terikat. Kondisi keduanya membuat mereka tak mungkin bersatu. Memi- kirkan untuk bersatu pun terasa sungguh kejam. Sekaligus me- nyakiti pasangan masing-masing.
Baik Ken maupun Shanata sama-sama bimbang. Mereka berusaha melawan rasa yang tumbuh kian kuat. Namun, sebagaimana cinta, semakin dilawan, hati mereka justru semakin tersiksa.
Benarkah kita tidak bisa memilih pada siapa kita jatuh cinta?
Akankah cinta Ken dan Shanata menemukan jalannya?
Proses pembuatan novel ini sangat panjang. Dan hing ga bisa sampai ke tangan pembaca, tentunya saya ber- terimakasih pada Allah swt. yang telah memberi kepercayaan hingga sampai pada titik ini. Mama yang tak pernah berhenti merapal nama saya dalam setiap doa-doanya. Duo R, Rafael dan Rania, yang dengan sabar menunjukkan jika bahagia adalah mengenai penerimaan, bukan sebatas pencarian. Tan- te paling asyik di muka bumi ini: Bi Neng. Hey, terima kasih untuk selalu percaya jika menulis adalah tempat ternyaman dan teraman buat saya untuk bersembunyi.
Mungkin, jika tak bertemu rumah hangat bernama Nge rumpi.com, saya tidak akan pernah tahu betapa saya mencin tai dunia menulis. Untuk Venus, Silly, dan Om Warm, trio moderator yang tak pernah lelah menjaga rumah dengan ri- buan kepala. Untuk persahabatan luar biasa yang namanya tidak bisa saya sebutkan satu demi satu.
Tidak tersedia versi lain