Text
Namaku Nairem
Ada sebuah nama yang tidak dicatat sejarah, tapi selalu membuat sejarah. nama itu diera 1803-1818 menjadi saksi ketersiksaan ketika nsantri cirebon bernama nairem divonnis mati pada september 1818. Nama yang tidak dicatat sejarah itu juga sulit melupakan menit-menit terakhir eksekusi kartosuwiryo di onrust. Pulau seribu pada sempember 1962. Bahkan ketika 12 september 1984 terjadi priok, ia juga berada diantar drum-drum berdarah yang berisikan mayat mujahid.
Adalah marina yang mengaku keturunan keenam nairem. Ia bersua ketua Tim HAM Jakarta untuk meneliti apakah benar ada pelangggaran HAM dalam tragedi priok. september 1984? Ia meyakini ada trauma berdarah di idonesia. ia tak ingin dicattat sebagai anak haram sejarah. Marina menculik tandi skober untuk menyakinkan hal itu. Marina memaksa tandi agar menulis tentang jihad fi sabilillah diberbagai media cetak.
Marina tentu memosisisiakn dirinya ditepi jurang karena ketajaman dan kegigihannya mengungkap fakta sejarah yang ditutup rapat.
Tidak tersedia versi lain