Text
Manufacturing Hope: Hope Bisa!
Dahlan Iskan. Tiba-tiba namanya meroket saat Indonesia terbelit birokrasi dan terjadi kekosongan sang penggerak. Dahlah yang mau terjun langsung. Dahlan bukan sekadar berwacana dan bermimpi.
Jiwa dan mata hati kewartawanannya masih melekat di dirinya. Insting bisnisnya pun kuat dan pengembilan keputusannya cepat dan tepat serupa ketika ia menakhodai perusahaan media. Kini ia duduk dalam permerintahan. Pembenahan di perusahaan milik negara butuh waktu. Ia menulis agar pikirannya bisa dijalankan oleh pimpinan BUMN dan segenap masyarakt menyimaknya. Ia memperkaya jaring-jaring harapan.
Indonesia tidak boleh kehilangan harapan bahwa bahwa kesemrawutan bisa diatasi. Bisa! Melalui buku ini Dahlan Iskan menunjukkan adanya setitik harapan di jalan gelap. Dahlan Iskan penumpang lain bergabung di KRL. Kini PT KAI memberikan layanan yang lebih baik. Dahlan mendengarkan keluh kesah petani garam dan petani tebu. Kini pabrik Garam dan Tebu BUMN dipoles lebih cantik secantik artis agar mempunyai nilai tambah.
Banyak orang tergila-gila kepadanya karena ia bisa menciptakan harapan, tetapi banyak pula yang penuh curiga. Itulah ringkasan dari Kata Pengantar Rhenald Kasali, Ph. D. untuk buku ini. Semoga Dahlan memperhatikan aspek-aspek strtegis, agar tidak kehilangan pijakan jangka panjang dan bukan untuk pencitraan belaka. Harapan, selain contoh nyata ia dapat mewujudkan harapannya ke langkah strategis yang memungkinkan di seluruh jajarannya bergerak sesuai harapan yang diinginkan.
Tidak tersedia versi lain