Text
Berpuasa disaat sakit dan sehat
Berpuasa di kala sehat, biasanya tidak ada masalah, apalagi didukung oleh nilai-nilai ketakwaan yang telah dimiliki. Namun berpuasa di saat sakit atau sedang menyandang penyakit, maka berpuasa dapat mendatangkan kendala Puasa dapat batal atau sebaliknya perjalanan penyakit dapat terpengaruh. Dalam keadaan dilematis ini, kita harus bijak dalam membuat keputusan, apakah kita tetap berpuasa atau batal di tengah jalan? Nah! Kita butuh pengetahuan untuk menyikapi dan menindak lanjutinya. Yakni dalam hal:
Bagaimana membuat keputusan yang tepat di saat sakit, apakah berpuasa
atau batal
• Kondisi penyakit yang bagaimana yang dapat mempengaruhi pelaksanaan
puasa
Apa pengaruh berpuasa terhadap perjalanan penyakit. Tindakan medik mana yang mempengaruhi syariat puasa.
Bagaimana pengaturan pola makan dan konsumsi obat di saat menyandang
penyakit tertentu.
Nah! Buku kita ini mencoba menelaah dan menjelaskannya.
Yang dibahas dalam sajian:
Berpuasa untuk mengendalikan potensi jati diri dan membangun
kepribadian muttaqin
Tata laksana berpuasa Ramadan yang lengkap. • Berpuasa di saat menyandang penyakit berbahaya dengan gejala utama: demam, batuk, sesak napas, nyeri dada, mual dan muntah, diare, gangguan metabolik (diabetes), hipertensi, ikterus dan gangguan keseimbangan cairan tubuh. Kita akan memahami, bagaimana mengatur pelaksanaan puasa serta bagaimana mengatur pola makan dan konsumsi obat. Insya Allah bermanfaat untuk bekal kehidupan ukhrawi dan duniawi kita
Tidak tersedia versi lain