Saat ini, sangat diperlukan perangkat metodologis penafsiran yang berfungsi mengarahkan penafsiran itu sendiri. Urgensi dimunculkannya perangkat metodologis penafsiran ini jelas sekali, yakni agar interpretasi tidak terjebak pada kepicikan, aportunis dan hal negatif lainnya. Konsep-konsep keagamaan, baik yang terkait dengan tauhid, keimanan, akhlak, dan hukum, semuanya bersumber dari interpreta…
Ayat-ayat Al-Qur'an diturunkan memiliki penjelasan yang jelas (tafshily) namun juga memiliki makna yang global (mujmal). Hal ini memunculkan para mufassir dalam memahami kandungan isinya pasca wafatnya Rasul. Untuk lebih mendalami bagaimana dan apa yang harus dipersiapkan bagi seorang mufassir buku ini akan menjadi sebuah pengantar yang jelas. Bahasan-bahasan dalam buku ini antara lain: 1…
Buku ini berisi pembahasan yang sangat cermat dan komprehensif tentang seluk beluk Al-Qur'an: Perbedaan Al-Qur'an dan Hadits Suci, Hadits Suci dan Hadits Nabi. Tentang Wahyu: Ciri-ciri dan Perbedaan Ayat Makki dan Madani, Yang Pertama dan Yang Terakhir Diturunkan. Asbabun Nuzul : Alasan turunnya suatu ayat, perlunya mengetahui dan menjadi perhatian ulama mengenai hal tersebut. Kumpulan Al-Qur'a…
Cerita gurau yang luas beredar menyambutnya perbedaan orang tionghoa. orang jawa kata cerita itu akan senantiasa menanyakan kesehatan kita kalu bertemu. bagi orang jawa yang mudah masuk angin dan sebagainya kesehtan adalah perhatian utama. ini berbeda dengan orang tioanghoa kaloa berjumpa dengan orang lain. keanehan seperti itu adalah karakteristik etnis yang tidak boleh mengganggu keserassian…
Tuanku Imam Bonjol dilahirkan pada tahun 1772 dengan nama Peto Syarif. la dikenal cerdas sejak kecil. Ketika berusia 30 tahun, ia menjelma anak muda yang matang ilmu dan pengalaman hidup. la digelari Malin Baso ketika menjadi guru agama di kampung menggantikan ayahnya. Malin Baso aktif dalam gerakan Padri pada awal abad ke-19. Basis gerakannya berada di kaki bukit Tajadi yang bernama Bonjol. K…
Setiap manusia mempunyai kesadaran dan hati nurani dalam dirinya. Namun mengapa di antara kita ada yang tingkat kesadaran dan kepekaan nurani yang rendah? Karena dalam diri manusia terdapat tiga dimensi, yaitu rasa, karsa dan cipta yang harus difungsikan secara proaktif dalam kehidupan sehari- hari. Apabila kita mampu menjaga ketiga dimensi tersebut dalam posisi kefitrahannya, yakni kita dapat…
Perbedaan antara kedatangan hewan dan manusia ke dunia menunjukkan bahwa kesempurnaan manusia hanya terwujud dengan iman. Sebab, ketika hewan datang ke dunia, ia datang dalam kondisi seolah-olah sudah sempurna di alam lain. Lalu ia dikirim ke dunia dalam keadaan sempurna sesuai dengan potensinya. Hanya dalam tempo dua jam, dua hari, atau dua bulan ia mempelajari semua seluk-beluk kehidupannya b…